Tampilkan postingan dengan label SYARIAH. Tampilkan semua postingan

Menata Taman Surga  

Posted by Rudiny in , ,




Duhai . . . Maha Suci Allah,
Penggenggam hati setiap jiwa,
Kau ciptakan kesempurnaan fitrah bagi manusia,
Gelora Cinta menghiasi naluri setiap insan,
Nafsu terkadang berbisik dan menyelimuti cinta,
Kelemahan dan kelengahan akan mengalahkan,
Hidup hanya akan dikuasai kegelisahan,


Bukankah seharusnya cinta ini perlu dipertautkan ?


Selain Pernikahan . . .

adakah yang didamba
Perempuan
sebagai tempat bernama teduhnya perlindungan





Selain Pernikahan . . .
adakah yang didamba
Lelaki
sebagai tempat bernama damai pelabuhan hati




adalah ... Pernikahan dalam Syariah ikutan unik dan suci

adalah ... Pernikahan dalam Syariah menyatukan dua insan berbeda
adalah ... Pernikahan dalam Syariah mengikat hati mereka dalam semaian cinta
adalah ... Pernikahan dalam Syariah merawat dua hati yang rawan dalam tanggung jawab

adalah ...
Pernikahan dalam Syariah merawat dua hati yang lemah dengan pengorbanan

adalah ...
Pernikahan dalam Syariah membingkai dua hati yang terpisah dengan ketaatan






"Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya dan dijadikannyarasa kasih sayang.
Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir" (Q.S. Ar Ruum : 21)




maka ...
menikah adalah ibadah
meski mengayuh biduknya
memastikan beratnya tanggung jawab


maka ...
menikah adalah separuh agama
meski memutar kemudinya
meniscayakan perjuangan tak henti


Mitsaqan Ghalizan...
itulah Perjanjian yang agung itu ...



"...Aku wasiatkan kalian selalu berbuat baik"
begitu kata-kata terakhir Rasulullah SAW ketika mengingatkan akan kewajiban dibalik amanah pernikahan dalam khutbah beliau pada Haji Wada'





Maka Menikahlah !




Wahai para pemuda, siapa saja
di antara kalian yang btelah mampu
memikul beban hendaklah ia segera
menikah karena hal itu dapat
menundukkan pandangan dan menjaga
kehormatan. Sebaliknya siapa saja
yang belum mampu hendaklah ia
berpuasa karena hal itu dapat menjadi
perisai baginya"
(HR Ibnu Mas'ud)




"Sesungguhnya Kami telah
mengutus beberapa Rasul sebelum
kamu (Muhammad) Kamipun
telah memberikan kepada mereka
istri-istri dan keturunan"
(QS Ar Ra'du : 38)


Ada tiga orang yang berhak
mendapat pertolongan Allah :

(1) seorang mujahid (yang sedang
berperang) di jalan Allah;
(2) orang yang menikah karena
ingin menjaga kehormatannya,
(3) makatib (budak) yang bekerja
demi memerdekakan dirinya


Menikahlah !!!
Teladanilah Rasul dalam
memasuki gerbang pernikahan

Pilihlah calon suami/istri karena ketaqwaannya

Masukilah gerbang
pernikahan dengan ketulusan
niat dan ketundukan terhadap AturanNya

Teladanilah Rasul dalam membangun Keluarga

Laa ilaaha illa Allah sebagai pilar utama mencapai bahagia


"Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah diri dan keluargamu dari api neraka" (TQs. At Tahrim : 6)








Suami sebagai nahkoda

"Kaum laki-laki (suami) itu adalah pemimpin kaum wanita (istri) oleh karena Allah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka (TQs. An Nisaa : 34)








Istri sebagai ibu dan pengatur rumah tangga

"...Seorang perempuan (istri) adalah pemimpin (pengurus) rumah suami dan anak, ia bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya" (HR Bukhari-Muslim)

dengan kasih sayang, kelembutan, dan perhatiannya isteri adalah ibu yang mengemban tugas luhur melahirkan generasi Khairu Ummah

"Dialah yang telah menciptakan kalian dari satu jiwa lalu dari jiwa itu Dia menciptakan istrinya agar ia merasa tenteram kepadanya" (TQs. Al A'raf : 189)




Merajut keindahan persahabatan

Pernikahan adalah kehidupan persahabatan. Suami-Istri adalah sahabat sejati dalam segala hal.


Gapai kesejahteraan dalam naungan syariat

"Allahlah pemberi rizki "Dialah (Allah) yang menjadikan bumi itu mudah bagimu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rizkiNya" (TQs. Al Mulk : 15)


Bekerja tak tergelincir pada Lumpur dosa
"Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian pada para ibu" (TQs. Al Baqarah : 233)

Berjuanglah, warnailah masyarakat dan kehidupan dengan keshalehan

"Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah diri dan keluargamu dari api neraka" (TQs. At Tahrim : 6)

"Orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan sebagian mereka menjadi penolong sebagian yang lain. Mereka memerintahkan kemakrufan dan mencegah kemunkaran (QS At Taubah [9] : 71)



Reguklah kemuliaan Cinta Dalam Tunduk Patuh Pada-NYA, Hanya Pada-NYA




"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa" ((TQs. Al Furqaan : 74)



"semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya, memberkahi mereka berdua dan kiranya Allah meningkatkan kualitas keturunan mereka, menjadikannya pembuka pintu rahmat, sumber ilmu dan hikmah serta pemberi rasa aman" (Doa Rasulullah Muhammad SAW pada pernikahan Fathimah dan Ali bin Abi Thalib)

KONSEP diri anak berbasis AQIDAH ISLAM  

Posted by Rudiny in , ,








--> SHOLEH
  • Mencari keridloan Allah SWT
  • Menyenangkan orang tuanya
  • Disukai semua orang


--> PINTAR
  • Senantiasa mau belajar
  • Mencoba segala sesuatu
  • Tidak cepat menyerah
  • Rasa ingin tahu yang besar


--> SEHAT
  • Memakan makanan yang halal dan thoyib (bergizi)
  • Menjaga kebersihan
  • Cukup istirahat
  • Banyak gerak

--> PEMIMPIN
  • Berani
  • Bertanggung jawab
  • Amanah
  • Peduli kesulitan orang lain
  • Suka membantu atau meringankan beban orang lain
  • Tidak membiarkan orang lain melakukan kesalahan

SHOLEH + PINTAR + SEHAT + PEMIMPIN


UNGGUL --> KEPRIBADIAN ISLAM


KONSEP DIRI

definisi -->

  • Self Concept atau Self Esteem (Harga Diri)
  • Pemberian nilai pada diri seseorang yang akan mempengaruhi pemikiran dan perasaannya

URGENSI PEMBENTUKAN KONSEP DIRI




Nilai Diri = Positif dan Negatif

Contoh konsep diri positif :



  • --> Pemikiran ; Saya pandai, Saya Shaleh, Saya rajin, Saya Bertanggung jawab
  • --> Perasaan ; Percaya diri, Tidak mudah menyerah, Suka tantangan

"Kamu pandai, Kamu sholeh, Kamu rajin, Kamu bertanggung jawab"


Contoh konsep diri negatif :



  • --> Pemikiran ; Saya bodoh, Saya nakal, Saya malas, Saya ceroboh
  • --> Perasaan ; Tidak mau mencoba, Senang melakukan kesalahan, Mudah menyerah, Mudah meremehkan pekerjaan, Mengandalkan orang lain, Selalu menuntut kemudahan

CARA RASULULLAH MEMBENTUK KONSEP DIRI ANAK




  • Memberi pujian
  • Menumbuhkan rasa percaya diri
  • Memberi kesempatan untuk melaksanakan suatu amanah

Contoh :



Abdullah bin Umar
Rasul memberikan pujian terhadap dirinya, karena rajin shalat malam


Shahabat (Budak Bangsa Persia)
Rasul membangun rasa percaya diri dengan memasukkannya pada garis keturunan kaum Anshar


Abdullah bin Ja'far ra

Rasul memberi kesempatan untuk memegang amanah rahasia


Usamah bin Zaid
Rasul memberi kesempatan untuk ikut berjjihad sekalipun hanya membantu pengobatan


Dengan meneladani Rasulullah SAW dalam mendidik anak kita mampu menjadikan anak memiliki kepribadian islam, yaitu berpikir dan bersikap dengan standar aqidah islam

Tentang Ziarah Kubur  

Posted by Rudiny in



Mari kita pelajari sejenak, ajaran Baginda Rasulullah sallAllahu ‘alayhi wasallam tentang ziarah.

* Dulu aku larang kalian berziarah kubur, namun sekarang silahkanlah kalian berziarah (HR Muslim).


oleh: Ust. Dr. H. Agus Zainal Arifin*

Bismilahirrahmanirrahim Walhamdulillahi Rabbil ‘aalamiin Wassholatu Wassalamu `Ala Rasulillah, Wa’ala Aalihie Washohbihie Waman Walaah amma ba’du…

Perubahan itu terjadi setelah Rasulullah sallAllahu ‘alayhi wasallam menanamkan aqidah, pengetahuan alam barzakh, dan lain-lain terhadap ummatnya. Bahkan disebutkan, berziarah itu mampu mengingatkan tentang akhirat (HR Tirmidzi).

* Rasulullah sallAllahu ‘alayhi wasallam pernah berziarah ke makam Ibundanya, kemudian beliau menangis dan para shahabat pun turut menangis terharu (HR Muslim).

* Seseorang yang berziarah ke makam saudaranya sesama muslim yang dikenalnya di dunia, kemudian mengucap salam, maka dia (yang wafat) akan langsung mengenalinya dan menjawab salamnya. (disampaikan oleh Imam Suyuthi).

* “Tak seorangpun yang bersalam kepadaku kecuali Allah mengembalikan ruhku hingga aku bisa menjawab kembali salamnya” (HR Abu Dawud dan Ahmad).

Walhasil perintah berziarah ini sudah cukup banyak dibahas di berbagai hadits, termasuk fadlilahnya (keistimewaannya). Terutama menziarahi para Nabi, para ulama, sesama kaum muslimin muslimat. Hanya saja akhir-akhir ini topik ziarah kubur selalu dikoneksikan dengan topik meminta sesuatu dari kuburan, yang berujung
ke peniadaan anjuran ziarah. Reduksi makna ini makin menjadi, saat
diributkan tentang status bertawassul kepada para Nabi, para syuhada dan shalihin yang sebetulnya banyak disebutkan kesunnahannya dalam ayat suci Al-Quran dan hadits Rasulullah sallAllahu ‘alayhi wasallam.

Seandainya doa seseorang kepada Allah SWT di saat mengunjungi makam
kekasih-Nya, akhirnya dikabulkan-Nya, maka itu adalah hak Allah SWT. Bahkan seandainya Allah SWT mengutuk seseorang yang memusuhi orang yang menziarahi kekasih-Nya, maka itu pun hak Allah SWT.

Bagaimana halnya dengan para wanita ? bolehkah turut berziarah?

Para wanita sebetulnya sudah masuk keumuman hadits “Kuntu qad nahaitukum an ziaratil quburi fazuuruha”, “Dulu aku melarang kalian ziarah qubur, namun sekarang berziarahlah kalian”.

Para ulama banyak yang mensyaratkan kebolehan itu dengan ketiadaan fitnah atau maksiat. Apalagi untuk budaya Arab, mobilitas perempuan di luar sangatlah rendah, sehingga kepergiannya ke masjid pun, halal haramnya masih diperdebatkan. Anehnya zaman ini, kepergian wanita ke supermarket, ke arisan, ke tempat wisata, dan keramaian lainnya tak pernah menjadi topik pengharaman. Padahal seharusnya justru tempat yang tak ada kaitan dengan agama itu lebih layak untuk dibahas.

Imam Bukhari mengkisahkan Rasulullah sallAllahu ‘alayhi wasallam saat bertemu dengan seorang ibu yang menangis di makam (menurut hadits lain, itu makam anaknya), bukannya menghardik menyuruhnya pulang, namun memberikan simpatinya. Bahkan menasihatinya dengan “Ash-shabru indash shadmatil uula”, “Sesungguhnya sabar di saat kegoncangan (musibah) itu adalah lebih utama” (HR Bukhari).

Tentang hadits ini Syaikhul-Muhadditsiin, Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani (dalam Syarah Hadits Bukhari) mengomentari bahwa Rasulullah sallAllahu ‘alayhi wasallam tidak mengingkari atau komplain terhadap duduk ziarahnya wanita tersebut.

Sayyidah Aisyah RA juga pernah diketahui sedang berziarah ke makam
saudaranya, Abdurrahman. Shahabat pun menanyai beliau, bukankah Rasulullah sallAllahu ‘alayhi wasallam melarangnya ? Maka beliau (Sayyidah ‘Aa-isyah) menjawab, memang dulu Rasulullah sallAllahu ‘alayhi wasallam melarang ziarah, namun kemudian beliau sallAllahu ‘alayhi wasallam memerintahkan berziarah.

Imam Muslim juga mengkisahkan Rasulullah sallAllahu ‘alayhi wasallam pernah mengajarkan tata cara berziarah kepada istri beliau Sayyidah Aisyah RA, yakni cara mengucapkan salam kepada ahli kubur. Lagi pula, bila berziarah kubur itu mengingatkan orang kepada maut, maka kebutuhan ingat maut itu tidak hanya didominasi pria, namun wanita juga membutuhkannya. Syarah hadits HR Abu Dawud lebih tegas lagi, menceritakan ziarah kubur ini dari sisi kebutuhan muslim baik laki maupun perempuan untuk mengingat akhirat (Aunul Ma’bud 9:59).

Lalu mengapa pernah ada larangan wanita berziarah ?

Ternyata larangan tersebut berdasarkan analisis para pakar, menurut riwayat Imam Tirmidzi, terdapat dalam hadits yang disampaikan sebelum saat dibolehkannya ziarah kubur. Sehingga larangan tersebut tidak hanya berlaku bagi wanita namun juga bagi pria [hingga kemudian Rasululullah menghapuskan larangan itu, red.], sebagaimana dicatat dalam HR Bukhari di atas. (Jami’ Tirmidzi 4:160).

Ini dipertegas kejelasannya dengan adanya adat kebiasaan Sayyidah Fathimah putri Rasulullah sallAllahu ‘alayhi wasallam yang selalu berziarah ke makam pamannya Sayyidina Hamzah setiap hari Jumat, saat mana beliau juga shalat dan menangis di sana. (HR Hakim). Hadits ini bahkan menunjukkan agar kita dipersilahkan mengatur jadwal kita, hari apa atau bulan apa atau tanggal berapa untuk berziarah ke makam para leluhur termasuk makam sesama kaum muslimin.

Kaum muslimin dan muslimat, tidak perlu takut-takut dituduh bid’ah atau kafir atau syirik kalau menjadwal ziarahnya tiap malam Jumat atau tiap menjelang Ramadlan atau Syawal atau waktu lainnya. Sebab tuduhan semacam bid’ah atau kafir tidak selayaknya disampaikan kepada orang yang mengikuti Sunnah Rasulullah sallAllahu ‘alayhi wasallam dan shahabatnya radhiyAllahu ‘anhum ajma’in. Dan bagi yang suka menuduh bid’ah atau kafir itu, sudah selayaknya lekas bertobat, mohon ampun kepada Allah SWT, bahkan bila perlu mengulangi syahadatnya, sebab dalam salah satu haditsnya, Rasulullah sallAllahu ‘alayhi wasallam mengancam seseorang itu akan kafir dengan sendirinya bila yang dituduhnya kafir ternyata bukan kafir seperti yang ia tuduhkan.

Wallahu a’lam bish shawab.

*Ust. Dr. H. Agus Zainal Arifin, mantan Rais Syuriah NU-Nihon periode 2006-2007

Dikutif dari Tulisan DHB Wicaksono dari Muslim Delf


NB. Alfaqier sadar, perdebatan tentang bid'ah, ziarah, tawassul diantara kalangan muslim adalah kontra produktif bagi perkembangan kebudayaan masyarakan Islam, walakin, tidak akan ada asap kalau tidak ada api.

Artikel ini tidak ditujukan untuk menyerang orang-orang yang anti ziarah kubur, walakin, artikel ini adalah pembelaan bagi kami yang kerap diserang orang-orang yang mengaku sesama muslim tapi hobi menganggap kafir, syirik dan semacamnya terhadap saudara semuslim lainnya yang berbeda pemahaman dalam memandang keislaman.

Say No To Radicalism in the name of Islam!!!


Do'a  

Posted by Rudiny in ,


Doa adalah bentuk penyerahan total seorang hamba kpd Rabbnya,& sbg bukti ketidak berdayaan seseorang dan berharap atas pertolonganNya

Dan Tuhanmu berkata ,Berdo’alah kamu kepada-Ku, Pasti akan kuperkenankan permintaanmu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina-dina” (Q.S. Al Mu’min : 60)

Dan janganlah engkau berbuat kerusakan dibumi sesudah (Allah SWT ) memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak diterima) dan harap (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (Q.S. Al A’raf : 55-56)


DO'A DARI AL-QURAN

Do'a Mohon Tidak Dihinakan Di Hari Kebangkitan (Do'a Nabi Ibrahim)
Dan janganlah Engkau hinakan Aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih, (QS. Asy Syu'araa' [26] : 87-89).

Do'a Agar Diampuni Dan Tidak Hina Di Hari Kiamat (Do'a Para Aulia Dan Shalihin)
193.Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): "Berimanlah kamu kepada Tuhanmu", maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. 194.Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan Rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji." (QS. Ali 'Imran [3] : 193-194)



Do'a Mohon Kebaikan Terutama Rezeki (Do'a Nabi Musa)
"Ya Tuhanku Sesungguhnya Aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan[1118] yang Engkau turunkan kepadaku".(QS. Al Qashash [28] : 24)

Do'a Agar Dimudahklan Rezeki (Do'a Nabi Isa)
"Ya Allah, ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezki yang paling Utama".(QS. Al Maa-idah [5] : 114)

Do'a Agar Selalu Menghadapkan Diri Kepada Allah (Do'a Nabi Ibrahim)
Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan. (QS. Al An'am [6] : 79)

Do'a Mohon Menjadi Hamba Yang Ikhlas (Do'a Nabi Muhammad)

Sesungguhnya salatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)". (QS. Al An'am [6] : 162-163)

Do'a Agar Mendapat Taufiq (Do'a Nabi Syu'aib)
Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah Aku bertawakkal dan Hanya kepada-Nya-lah Aku kembali. (QS. Huud [11] : 88)

Do'a Mohon Ampunan Allah (Do'a Nabi Musa)
16. Musa mendoa: "Ya Tuhanku, Sesungguhnya Aku Telah menganiaya diriku sendiri Karena itu ampunilah aku". Maka Allah mengampuninya, Sesungguhnya Allah dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Qashash [28] : 16)

Do'a Mohon Ampunan Dan Jauh Dari Sifat Dengki (Do'a Muhajirin dan Anshor)
"Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang." (QS. Al Hasyr [59] : 10)

Do'a Mohon Ampunan Dan Rahmat (Do'a Nabi Adam Dan Hawa')

"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi. (QS. Al A'raaf [7] : 23)

Do'a Mohon Ampunan Dan Rahmat (Do'a kaum mu'minin)
Sesungguhnya, ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdoa (di dunia): "Ya Tuhan kami, kami Telah beriman, Maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah pemberi rahmat yang paling baik. (QS. Al Mu'minuun [23] : 109)

Do'a Mohon Ampunan Dan Rahmat (Do'a Nabi Muhammad)
Dan Katakanlah: "Ya Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah pemberi rahmat yang paling baik." (QS. Al Mu'minuun [23] : 118)

Do'a Mohon Rahmat Dan Ampunan (Do'a Kaum Nabi Musa)

"Sungguh jika Tuhan kami tidak memberi rahmat kepada kami dan tidak mengampuni kami, pastilah kami menjadi orang-orang yang merugi." (QS.Al A'raaf [7] : 149)

Do'a Mohon Ampunan Dan Rahmat (Do'a Nabi Musa)
"Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmat Engkau, dan Engkau adalah Maha Penyayang di antara para penyayang".(QS.Al A'raaf [7] : 151)

Do'a Mohon Perlindungan, Ampunan Dan Rahmat (Do'a Nabi Nuh)
Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi.". (QS.Huud [11] : 47)

Do'a Mohon Ampunan, Rahmat Dan Kebaikan Dunia Akhirat (Do'a Nabi Musa)
Musa berkata: "Ya Tuhanku, kalau Engkau kehendaki, tentulah Engkau membinasakan mereka dan aku sebelum ini. Apakah Engkau membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang kurang akal di antara kami? Itu hanyalah cobaan dari Engkau, Engkau sesatkan dengan cobaan itu siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau beri petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki Engkaulah yang memimpin kami, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkaulah pemberi ampun yang sebaik-baiknya". Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan di dunia ini dan di akhirat; sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada Engkau. Allah berfirman: "Siksa-Ku akan Kutimpakan kepada siapa yang Aku kehendaki dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami". QS.Al A'raaf [7] : 155-156)

Do'a Agar Mu'minin Diberi Ampunan Dan Selamat Dari Neraka (Do'a Para Malaikat)
"Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, Maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala, (QS. Al Mu'min [40] : 7)

Do'a Agar Mu'minin Dimasukkan Dalam Surga (Do'a Para Malaikat)
Ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam syurga 'Adn yang Telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka, dan isteri-isteri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, (QS. Al Mu'min [40] : 8)

Do'a Agar Mu'minin Dijauhkan Dari Kejahatan (Do'a Para Malaikat)
Dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu Maka Sesungguhnya Telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan Itulah kemenangan yang besar".(QS. Al Mu'min [40] : 9)

Do'a Agar Diberi Rahmat Dan Petunjuk (Do'a Ash-Shabul Kahfi)
(Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)."(QS. Al Kahfi [18] : 10)

Do'a Agar Diberi Petunjuk(Do'a Nabi Musa)
"Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar". (QS. Al Qashash [28] : 22)
Do'a Agar Yakin Bahwa Ilmu Allah Luas Dan Bertawakkal Kepada-Nya (Do'a Nabi Syu'ib)

Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu. Kepada Allah sajalah kami bertawakkal. Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah pemberi keputusan yang sebaik-baiknya. (QS.Al A'raaf [7] : 89)

Do'a Bertawakkal Dan Bertaubat Kepada Allah (Do'a Nabi Ibrahim)
"Ya Tuhan kami Hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan Hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan Hanya kepada Engkaulah kami kembali." (QS. Al Mumtahanah [60] : 4)

Do'a Mohon Ampun Dan Dijauhkan Dari Fitnah (Do'a Nabi Ibrahim)
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami Ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana".(QS. Al Mumtahanah [60] : 5)

Do'a Agar Selalu Bertawakkal Kepada Allah (Do'a Orang-Orang Beriman)
Katakanlah: "Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang Telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah pelindung kami, dan Hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal." (QS. At-Taubah [9] : 51)

Do'a Agar Bertawakkal Dan Jauh Dari Fitnah (Do'a Nabi Kaum Musa)
85.Lalu mereka berkata: "Kepada Allah-lah kami bertawakkal! Ya Tuhan kami; janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim, 86.Dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir." (QS. Yunus [10] : 85-86)