Kenapa Hidup Penuh Masalah ?  

Posted by Rudiny in

Pernah terjadi di Rusia, di sebuah negeri yang bercorak putih, berselimut salju dan terkenal atheis. Seorang pria pergi ke tukang cukur. Saat rambutnya dicukur, ia terserang kantuk luar biasa. Kepalanya mulai mengangguk-angguk karena kantuk. Si tukang cukur merasa kesal, namun enggan untuk membangunkan, lalu untuk mengusir kantuk pelanggannya si tukang cukur kemudian mengajaknya untuk bicara.
"Pak, apakah bapak termasuk orang yang percaya tentang adanya Tuhan?"
Pelanggan menjawab, ‘Ya, saya percaya adanya Tuhan!’
Agar pembicaraan tak terhenti, si tukang cukur menimpali, ‘Saya termasuk orang yang tidak percaya kepada Tuhan!'
‘Apa alasanmu?’ pelanggan melempar tanya.
‘Kalau benar di dunia ini ada Tuhan, dengan sifat-Nya Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, menurut saya tidak mungkin di dunia ada orang yang punya banyak masalah, galau, terlilit hutang, terserang penyakit, kelaparan, kemiskinan dan lain-lain. Ini bukti sederhana bahwa di dunia ini tidak ada Tuhan!’ tukang cukur berbicara dengan cukup lantang.
Si pelanggan terdiam. Sambil membatin, ia berpikir keras mencari jawaban. Namun sayang, sampai cukuran selesai ia tak jua menemukan jawaban tepat. Maka pembicaraan pun terhenti. Sementara si tukang cukur tersenyum sinis, seolah ia telah memenangkan perdebatan.
Akhirnya, saat cukuran itu selesai, si pelanggan bangkit dari kursi dan ia berikan ongkos yang cukup atas jasa cukuran. Tak lupa, ia berterima kasih dan pamit untuk meninggalkan tempat.
Namun dalam langkahnya, ia masih penasaran untuk tetap mencari jawaban atas perdebatan kecil yang baru ia jalani. Saat berdiri di depan pintu barber shop, ia tarik tungkai pintu kemudian hendak melangkahkan kakinya keluar…. saat itu Allah Swt mengirimkan jawaban padanya. Matanya tertumbuk pada seorang pria gila yang berparas awut-awutan. Rambut panjang tak terurus, janggut lebat berantakan, baju compang-camping tak keruan.
Demi melihat hal demikian, pintu barber shop yang tadi telah ia buka maka ditutup kembali. Ia pun kembali mendatangi si tukang cukur dan berkata, ‘Pak, menurut saya yang tidak ada di dunia ini adalah TUKANG CUKUR bukan TUHAN !’
Merasa aneh dengan pernyataan itu, tukang cukur balik bertanya, ‘Bagaimana bisa Anda berkata demikian. Padahal baru saja rambut Anda saya pangkas!’
‘Begini pak, di jalan tadi saya dapati ada orang yang kurang waras. Rambutnya panjang tak terurus, janggutnya pun lebat berantakan. Kalau benar di dunia ini ada tukang cukur, rasanya tidak mungkin ada pria yang berpenampilan seperti itu!’ si pelanggan menyampaikan penjelasannya.
Tukang cukur tersenyum, sejenak kemudian dengan enteng ia berkata, ‘Pak… maaf bukannya TUKANG CUKUR yang tidak ada di dunia ini. Masalahnya adalah pria gila yang Anda ceritakan tadi tidak mau datang ke sini, ke tempat saya… Andai dia mau datang, maka pasti rambut dan janggutnya akan saya rapihkan sehingga ia tidak lagi berpenampilan demikian!’
Tiba-tiba si pelanggan meledakkan suara,‘Naaaahhhh….!!! itu dia jawabannya. Rupanya Anda juga telah menemukan jawaban dari pertanyaan yang Anda lontarkan tadi!'
‘Apa maksudmu?’ si tukang cukur tersontak kaget tidak mengerti dengan pernyataan pelanggannya.
‘Anda tadi kan bilang bahwa di dunia ini banyak manusia yang punya banyak masalah, galau, terlilit hutang, terserang penyakit, kelaparan, kemiskinan dan lain-lain. Andai saja mereka datang kepada Tuhan, pastilah masalah mereka akan terselesaikan. Persis sama kejadiannya bila pria gila tadi datang kemari dan mencukurkan rambutnya kepada Anda!'
Si tukang cukur pun akhirnya hanya terdiam, sambil menatap punggung si pelanggan yang melenggang meninggalkan barber shop-nya.
***
Jadi… kita hanya tinggal memohon saja apa yang kita inginkan kepada Allah Swt, pasti Allah bakal berikan apa yang kamu pinta!”
Katakanlah : “Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup, dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)”(QS. Ali Imran : 26-27)
(Bacalah ayat ini sesering mungkin dan perbanyak doa memohon nafkah serta rezeki yang halal dari Allah Swt. Yakinlah bahwa Allah Swt akan senantiasa menjamin penghidupanmu dan keluarga, insya Allah). WAllahu 'alam.

Pensil dan Penghapus  

Posted by Rudiny in


 
Pensil : "Maafkan aku ya."

Penghapus : "Maafkan untuk apa? Kamu tidak melakukan kesalahan apa-apa."

Pensil : "Aku minta maaf karena telah membuatmu terluka.Setiap kali aku melakukan kesalahan,kamu selalu berada di sana untuk menghapusnya.Namun setiap kali kamu membuat kesalahanku lenyap, kamu kehilangan sebagian dari dirimu.Kamu akan menjadi semakin kecil dan kecil setiap saat."

Penghapus : "Hal itu benar.Namun aku sama sekali tidak merasa keberatan. Kau lihat, aku memang tercipta untuk melakukan hal itu.Diriku tercipta untuk selalu membantumu setiap saat kau melakukan kesalahan.Walaupun suatu hari, aku tahu bahwa aku akan pergi dan kau akan menggantikan diriku dengan yang baru. Aku sungguh bahagia dengan perananku.Jadi tolonglah, kau tak perlu khawatir.Aku tidak suka melihat dirimu bersedih."

Orang tua kita layaknya si penghapus sedangkan kita layaknya si pensil. Mereka (Orang tua) selalu ada untuk anak-anak mereka, memperbaiki kesalahan anak-anaknya.

Terkadang,seiring berjalannya waktu...

Mereka akan terluka dan akan menjadi semakin kecil.

(Dalam hal ini,maksudnya bertambah tua dan akhirnya meninggal).

Walaupun anak-anak mereka akhirnya akan menemukan seseorang yang baru ( Suami atau Istri ).Namun orang tua akan selalu tetap merasa bahagia atas apa yang mereka lakukan terhadap anak-anaknya dan akan selalu merasa tidak suka bila melihat buah hati tercinta mereka merasa khawatir ataupun sedih.

Hingga saat ini, kalau anda masih mendapati diri anda selalu menjadi si pensil. Dan hal itu pasti akan sangat menyakitkan diri anda , apalagi kalau melihat si penghapus atau orang tua semakin bertambah "kecil"dan "kecil" seiring berjalannya waktu.

Dan kita tahu bahwa suatu hari kelak,yang tertinggal hanyalah kenangan“Si Penghapus” dengan segala kenangan yang pernah di lalui dan miliki bersama mereka.

Jangan Biasakan Tidur Terlalu Malam  

Posted by Rudiny in

  • Malam hari pk 21.00 – 23.00 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun (de-toxin) di bagian system antibody (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik (lebih baik lagi bila sudah tidur) . Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif untuk kesehatan.
  • Malam hari pk 23.00 – 01.00 : saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.
  • Dini hari 01.00 - 03.00 : proses de-toxin dibagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur pulas.
  • Dini hari 03.00 – 05.00 : de-toxin di bagian paru-paru, sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selam durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernapasan, maka tidak perlu minum obat batuk agar tidak merintangi proses pembuangan kotoran. Bagi perokok pembersihan berlangsung dengan tidak sempurna.
  • Pagi pk 05.00 – 07.00 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air besar.
  • Pagi pk 07.00 – 09.00 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 06.30. Makan pagi sebelum pk 07.30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap mengubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.
Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah, Tidurlah yang Nyenyak dan Jangan biasakan Begadang.

"Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha" (QS : 25 AL-FURQAAN : 47).

25 Orang yang Tidak Mungkin Menemukan Kedamaian dan Kebahagiaan  

Posted by Rudiny in

  1. Orang yang ingin kaya, tapi malas belajar dan menghindari pekerjaan.
  2. Orang yang seleranya tinggi, tapi semangat kerjanya rendah.
  3. Orang yang impiannya besar, tapi keberaniannya kecil.
  4. Orang yang ingin berubah menjadi lebih baik, tapi suka membantah dan mencemooh nasihat.
  5. Orang yang ingin keren dan beken, tapi kamseupay-nya norak, bukan yang lugu dan lucu.
  6. Orang yang ingin dicintai, tapi kasar dan tidak peka terhadap perasaan orang lain.
  7. Orang yang ingin dipercaya, tapi tidak jujur.
  8. Orang yang ingin dipilih oleh belahan jiwa yang berkelas, tapi sikap dan perilakunya murahan.
  9. Orang yang iri dengan keberhasilan orang lain, dan bersikap memusuhi orang yang lebih pandai, lebih berhasil, atau yang lebih berbahagia.
  10. Orang yang ingin sehat dan panjang umur, tapi menikmati kebiasaan buruk yang merusak kesehatan tubuh dan jiwa.
  11. Orang yang ingin dijatuh-cintai, tapi tidak memperhatikan keindahan tutur dan pribadinya.
  12. Orang yang ingin move on, tapi masih hang on.
  13. Orang yang ingin melepaskan diri dari cinta yang palsu, tapi tidak bisa berlaku tegas karena alasan yang stupeod (stupid, tulul).
  14. Orang yang ingin berhati damai, tapi suka mengulangi rasa sakit hati dan mengkhayalkan balas dendam.
  15. Orang yang ingin diterima apa adanya, tapi banyak maunya.
  16. Orang yang tidak percaya diri jika tidak memiliki barang bagus dan bermerk, atau jika tidak tampil bling-bling dan mewah.
  17. Orang yang berkeluarga yang harus tumbuh dengan sejahtera, tapi membenci uang.
  18. Orang yang salih secara pribadi, tapi tidak salih secara sosial.
  19. Orang yang ingin disegani, bernama harum dan dikenal luas, tapi suka mengecilkan, bertengkar dan bermusuhan dengan orang lain.
  20. Orang yang ingin sepenuhnya berserah kepada Tuhan, tapi masih sibuk mengatur apa yang akan dilakukan oleh Tuhan untuknya.
  21. Orang yang memaafkan, tapi meminta Tuhan untuk membalas dengan setimpal.
  22. Orang yang ingin berderma, tapi tidak ikhlas jika tidak diketahui bahwa dia yang menyumbang.
  23. Orang yang menikah, tapi tidak menikmati kebersamaan.
  24. Orang yang menuntut orang lain melakukan yang tidak dilakukannya.
  25. Orang yang jauh dari Tuhan.

Yang nomor berapa yang paling berkesan bagi Anda? (Mario Teguh)

Di Balik Rahasia Yahudi Melahirkan Generasi yang Jenius  

Posted by Rudiny in


Mohon dibaca : Mudah-mudahan menjadi renungan bagi ORANGTUA dan CALON ORANGTUA yang akan melahirkan generasi-generasi bangsa.

Artikel Dr. Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship di beberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, "Mengapa Yahudi Pintar ?"

Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri? Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya.

Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hamper delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin. Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami.

Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika.
Stephen bertanya, "Apakah ini untuk anak kamu?"
Dia menjawab, "Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius."

Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya. Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan. Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan.

Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak di dalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan.
Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, "Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet)," ungkapnya. Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam.

Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk. Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.

Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka. Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak ( bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel.

Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever). Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris.

Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen, "Perbandingan dengan anak anak di California, dalam tingkat IQ-nya bias saya katakan 6 tahun kebelakang!! !" katanya. Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari. Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.

Quote:
Rasulullah sebenarnya pun sudah mengajarkan kepada kita umatnya 1400 tahun yang lalu, bahwa makan ikan tidak boleh bersamaan dengan hewan darat. Makan buah sebelum menu utama, olahraga yang dianjurkan ada tiga : memanah, berkuda, berenang.

Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius.
Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi. Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus memperaktekkanya.

Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta !

Anda terperanjat?

Itulah kenyataannya. Dan bagaimana dengan di negeri kita? Apa syarat kelulusan? Banyak yang hanya dengan syarat mencapai NILAI 60 saja, bahkan ada beberapa yang hanya cukup dengan NILAI 55 saja, dan malah banyak yang dikatrol. Praktek Kerja Lapangan hanya sekedarnya, tidak benar-benar memikirkan sebuah proyek yang berguna bagi UMMAT. Setidaknya, ini yang harus kita cermati & perbaiki.

Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan.. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin?

MENGAPA YAHUDI TAKUT PADA HAFIDZ QUR'AN DARI KALANGAN ANAK-ANAK

Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.
Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang. Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka.

Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran. Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi.
"Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.

Tidak heran jika anak-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Karena kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur’an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka. Kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.

Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya.
Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal.
Benarkah merokok dapat melahirkan generasi "Goblok!" kata Goblok bukan dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini.
"Lihat saja Asia" katanya seperti dalam tulisan itu.

Jika Anda ke Asia, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asap rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts !!!
"Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Berapa gelintir anak yang kemampuannya setingkat / layak dipertandingan matematika sedunia? Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?"

Dari itu, marilah kita masukkan anak minimal ke TKIT (Taman Kanak-kanak Islam Terpadu) atau RAIT dan dilanjutkan dengan SDIT, SMPIT dan SMAIT. Banyak lulusan TK Islam Terpadu yang sudah hafidz Juz Amma, atau juz 30 (bukan 30 juz lhooo,,, ^_^) dan diharapkan paling tidak saat SMP Islam Terpadu sudah hafal Qur'an secara keseluruhan.

Insya Allah ini akan meringankan beban kita di akhirat kelak, sebagaimana Hadits Nabi Muhammad SAW yang mengatakan bahwa Orang Tua-Orang Tua dari para Hafidz Qur'an akan diberi Mahkota yang bertahtakan intan permata yang sangat tak ternilai dibanding dunia. SubhanAllah.

(sumber : KASKUS)

Cinta dalam Secangkir Kopi Asin  

Posted by Rudiny in


Seorang pria bertemu seorang gadis di sebuah pesta, si gadis tampil luar biasa cantik, banyak laki-laki yang mencoba mengejarnya. Si pria sebaliknya, tampil biasa saja dan tidak ada yang begitu memperhatikannya. Tapi, saat pesta usai dia memberanikan diri mengajak si gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. Si gadis agak terkejut, tapi karena kesopanan pria itu, akhirnya ia mau diajak pergi. Mereka berdua akhirnya duduk berdua di bar yang telah disediakan dalam pesta tersebut untuk para tamu.

Si pria sangat gugup dan tidak berkata apapun, si gadis yang merasakan ketegangan itu kemudian berkata, "Tidakkah lebih baik kita pulang saja?". Tiba-tiba pria itu dapat berkata untuk pertama kalinya sambil melambai pada pelayan "Bisa minta garam untuk kopi saya?". Semua orang yang mendengar memandang aneh kepadanya, jelas wajahnya si pria berubah merah, tapi tetap saja ia memasukkan garam tersebut kedalam kopinya dan dengan tenang ia meminumnya.

Si gadis dengan penasaran bertanya, "kenapa kamu bisa punya hobi seperti ini?". Si pria menjawab, "ketika saya kecil, saya tinggal di daerah pantai dekat laut, saya suka bermain di laut, saya dapat merasakan air laut yang asin dan sedikit menggigit, sama seperti kopi asin ini. Dan setiap saya meminum kopi asin ini, saya selalu mengingat masa kanak-kanak saya, ingat kampung halaman dan saya sangat rindu kampung halaman saya, saya rindu orang tua saya yang masih tinggal disana." Begitu kalimat terakhir usai mata si pria mulai berkaca-kaca, dan si gadis sangat tersentuh atas ucapan tulus si pria dihadapannya.

Bila seorang pria bisa bercerita bahwa ia rindu kampung halamannya, pasti pria itu mencintai rumahnya, peduli akan rumahnya dan mempunyai tanggu jawab akan rumahnya. Kemudian si gadis mulai bercerita, bercerita juga tentang kampung halamannya yang jauh disana, termasuk masa kecil dan keluarganya. Suasana kaku langsung berubah menjadi perbincangan yang hangat, juga menjadi sebuah awal yang indah bagi cerita mereka berdua.

Mereka saling mengenal lebih dekat dan akhirnya menikah, dan setiap kali membuat kopi untuk suaminya ia selalu membubuhkan garam di dalamnya dan bukan gula, karena ia tahu bahwa itu yang disukai suaminnya. Setelah empat puluh tahun berlalu si pria meninggal dunia, dan meninggalkan sebuah surat. Dengan gemetar si istri membaca surat tersebut.

"Sayangku yang tercinta, mohon maafkan aku, maafkan selama hidupku bersamamu adalah dusta belaka. Meski hanya sebuah kebohongan yang aku katakana kepadamu tentang kopi asin. Kamu ingat kan waktu pertama kali kita jalan bersama, aku sangat gugup waktu itu, sebenarnya aku ingin minta gula tapi malah berkata garam. Sulit sekali bagi aku untuk merubahnya, karena pasti kamu tambah merasa tidak nyaman, jadi aku teruskan saja. Aku tidak pernah berfikir bahwa kejadian itu ternyata awal komunikasi kita, awal keakraban kita dan mata cinta kita. Aku mencoba berkata sejujurnya selama ini untuk menjelaskannya kepadamu, tapi aku terlalu takut karena aku telah berjanji untuk tidak berbohong sekalipun.


Sekarang aku sekarat, aku tidak takut apa-apa lagi, jadi aku kataka kepadamu yang sejujurnya. Aku tidak suka kopi asin, betul-betul aneh dan rasanya tidak enak. Tapi aku selalu mendapatkan kopi asin seumur hidupku sejak bertemu denganmu, dan aku tidak pernah sekalipun menyesal untuk segala sesuatu yang aku lakukan untukmu. Memilikimu adalah kebahagiaan terbesar dalam seluruh hidupku. Bila aku dapat hidup untuk kedua kalinya, saya tetap ingin bertemu kamu lagi dan memilikimu seumur hidupku, meskipun aku harus meminum kopi asin itu lagi."

Setelah membaca surat itu, air mata si istri membuat surat itu menjadi basah. Kemudian hari, bila ada seorang yang menanyakan kepadanya bagaimana rasanya minum kopi pakai garam. Si istri pasti menjawab rasanya SANGAT MANIS, dengan senyuman dan dua titik air mata dipipinya.

Batu Jalanan  

Posted by Rudiny in ,

 
“Guru, apa yg harus kulakukan supaya aku bisa menemukan cinta sejatiku”, tanya seorang pemuda. “Pulanglah lewat jalan dimana kamu datang dan punggutlah satu batu yg menurutmu paling indah. Besok bawalah padaku batu itu”, jawab sang guru. Walaupun bingung dengan jawaban sang guru pemuda ini tetap melaksanakan titah sang guru.

Pemuda ini percaya bahwa sang guru akan memberikan nasehat yang bijak. Maka tanpa bertanya apapun pemuda ini melaksanakannya. Setiap batu yang bisa ditemukannya di jalan diambilnya. Lalu dia menilai apakah batu itu indah atau tidak dengan membandingkan dengan batu lainnya.

Keesokan paginya pemuda ini datang dengan bercucuran keringat sambil mengendong sekarung sesuatu di pundaknya. Setelah dibuka dan dikeluarkan isinya, ternyata isinya adalah batu. Dan batu-batu itu memang terlihat indah dibawah terik matahari pagi itu.

“Guru, guru memintaku membawa satu batu yang menurutku paling indah, tapi aku juga melihat banyak batu-batu lain yang indah, jadi aku berpikir alangkah baiknya jika aku bisa memilih lebih dari satu batu. Sekarang aku telah melaksanakan perintah guru, jadi apa hubungannya dengan pertanyaanku kemarin dengan batu-batu ini?”, tanya pemuda ini masih bingung.

Sang guru hanya tersenyum, lalu dilihatnya batu-batu itu. Katanya pada pemuda ini, “Sekarang pulanglah, bawa batu-batu ini bersamamu dan letakkan kembali dimana kamu menemukan batu-batu ini. Besok pagi datanglah padaku”.

Pemuda ini makin bingung dengan permintaan sang guru. Dia sudah bersusah payah menemukan batu indah yang diminta sang guru, lebih dari satu lagi sekarang malah disuruh untuk mengembalikan kembali kejalanan? pada tempatnya lagi dimana ia temukan?.

Walaupun dengan perasaan kecewa dan berat, pemuda ini tetap melaksanakan perintah sang guru. Diambilnya semua batu-batu itu dan dimasukan kembali dalam karung yang dibawanya. Lalu pemuda ini pun pulang dengan beban di pundaknya. Sekali lagi.

Keesokan paginya pemuda itu datang dengan tangan kosong. Wajahnya terlihat agak cemberut. Mungkin pemuda ini kecapekan karena seharian mengendong karung berat berisi batu-batu kemarin. Ketika pemuda ini bertemu gurunya tanpa basa-basi ia langsung bertanya, “Sekarang apa yg harus kulakukan? Mohon guru memberikan jawaban pada murid dan murid mohon jawaban itu harus memuaskan”, tanya si pemuda dengan nada yang sedikit tinggi.

Sang guru tersenyum melihat muridnya yang tidak sabaran, atau lebih tepat sudah kehilangan kesabarannya. Katanya pada pemuda ini, “Punggut kembali satu batu yang kamu buang itu”.

Kali ini sang pemuda murka. Mukanya memerah padam. Tetapi sebelum kemarahan itu dimuntahkannya, sang guru lalu berkata. “Muridku, beberapa hari yang lalu kamu bertanya padaku bagaimana menemukan cinta sejatimu bukan?”, tanya sang guru.

”Iya guru, dan ternyata guru mempermainkanku. Jika guru tidak tahu mengapa murid yang harus jadi korban”, jawab sang murid masih marah.

”Hohoho…, tahukah pelajaran apa yang kuberikan padamu selama tiga hari ini?, tanya sang guru tersenyum penuh arti.

”Bagaimana murid bisa tahu? yang guru minta hanya memunggut batu dan meletakannya kembali. Apa yang bisa kupelajari dari memunggut batu?”, tanya murid kebingungan dengan kemarahan semakin memuncak.

Sang guru menghela napas panjang. Dilihat mata muridnya dalam-dalam. Katanya, “Muridku, seandainya batu itu adalah seorang manusia, seorang wanita, sebuah batu yang kamu sebut cinta setia, kamu sebenarnya telah menemukannya, tapi karena MATAMU YANG SILAU akan hal-hal yang indah, kamu MENUTUP MATAMU yang KEDUA sehingga ada satu yang benar-benar batu setiamu kamu tutupi dengan batu-batu lainnya dan itulah kesalahan PERTAMAMU”.

“Kesalahan KEDUAmu adalah, kamu terlalu MEMPERCAYAI APA YANG DIDENGAR TELINGAMU. Saat aku memintamu mengembalikan semua batu- batu itu, kamu malah melakukannya dengan sempurna. Tapi saat aku kembali memintamu mencari kembali satu batu lagi kamu malah menjadi marah-marah”.

Sembari menghela nafas sang guru melanjutkan “Itulah mengapa sampai hari ini kamu TIDAK MENEMUKAN CINTA SEJATIMU, kamu dibutakan oleh MATAMU dan kamu DITULIKAN oleh telingamu. Kamu terlalu PERCAYA pada mereka yang kamu anggap “BIJAK”, lalu kamu mendengarkan perkataan mereka. Saat kamu telah melakukan semua nasehat yang kamu anggap “Bijak” tadi dan tidak berhasil, kamu menyalahkan mereka. Padahal, kamu sendirilah yang memilih mendengar daripada mereka”. “Ingatlah, cinta sejatimu itu bagaikan batu indah yang kuminta padamu untuk memunggutnya. Jika kamu telah menemukannya, genggamlah erat-erat. Jangan lagi MEMBANDINGKAN dengan batu-batu indah lain di jalan. Jangan lagi MENCARI di sepanjang perjalanan pulang. Karena semakin kamu mencari, semakin kamu berjalan terlalu jauh dari batu yang telah kamu pilih”.

“Tidak ada yang salah jika kamu ingin mendapatkan batu yang lebih indah, tapi yang indah saja tidak cukup. Dia harus enak digenggam. Dia harus memberi kita kenangan. Percuma kamu menemukan batu yang paling indah tapi ketika digenggam semakin lama semakin membuat tanganmu terluka sehingga mau tidak mau kamu harus membuangnya”.

“Nah muridku. Guru ingin bertanya satu kali lagi padamu. Maukah kamu membawakan satu batu yang paling indah menurutmu kepadaku?”, tanya sang guru dengan senyumannya yang bijaksana.

Sang pemuda tersenyum lebar. Wajahnya ceria. Murkanya sirna. Dengan senyuman tetap merias di wajahnya pemuda ini berkata pada gurunya.“Tentu saja guru, dan kali aku pastikan HANYA SATU BATU dan tentunya yang PALING INDAH BAGIKU“.
 

Belajar Hidup dari Sepotong Kue  

Posted by Rudiny in


 
Seorang anak memberitahu kepada ibunya bahwa segala sesuatu tidak berjalan lancar seperti yang ia harapkan. Ia dapat nilai jelek pada saat ujian, hubungan yang kandas dengan calon pasangannya, dan beragam masalah yang dikeluhkannya.

Saat itu ibunya sedang membuat kue dan menawarkan apakah anaknya ingin mencicipi? Dengan senang hati anaknya berkata, "Tentu saja ibu, aku sangat menyukai kue buatan mu."
Kemudian ibunya menawarkan lagi, "Coba lah cicipi mentega ini.."

Si anak berkata, "Ini enggak enak kan bu..?"

"Kamu mau coba telur mentah ini tidak?" kata ibunya lagi.

Si anak menjawab, "Hmmm, ibu bercanda deh!"
"Mau coba tepung terigu, sama baking sodanya nda?"

"Ibuuuu, sudah ah... jangan bercanda lagi!" tukas si anak dengan bibir kecut manja.

Si ibu tersenyum dan berkata, "Iya, memang semua ini kelihatannya tidak enak jika dilihat dan dirasakan satu persatu. Tapi, jika di campur menjadi satu melalui proses yang benar, maka benda-benda yang tak enak ini akan menjadi satu komposisi yang nantinya menjadikan kue yang enak sekali..."

Ibunya lalu melanjutkan "Ternyata Allah pun bekerja dengan cara yang sama. seringkali kita bertanya pada-Nya, 'kenapa Dia membiarkan kita melalui masa sulit dan tidak mengenakkan?' Karena Allah Maha Tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu persatu sesuai rancangan-Nya, maka segalanya akan menjadi sempurna tepat pada waktunya."

"Kita hanya perlu percaya bahwa proses ini di perlukan untuk menyempurnakan kebahagiaan kita... Paham nanda?"
 

Kisah Sebuah Kapak  

Posted by Rudiny in




Dikisahkan seorang saudagar kaya raya menulis sebuah wasiat “Barang siapa yang dapat menjaganya di dalam kubur setelah beliau mati nanti akan diwariskan padanya separuh dari harta warisannya.” Lalu ditanya pada anak-anaknya apakah mereka sanggup menjaganya di dalam kubur?

Lantas anak-anaknya menjawab, “Mana mungkin kami sanggup menemani ayah yang sudah wafat.”

Selang keesokan harinya dikumpulkan semua saudara kandungnya dan beliau berkata “Wahai adik-adikku sekalian adakah dari kalian yang sanggup menjagaku setelah aku mati nanti di dalam kubur selama 40 hari, yang di dalamnya akan kuhias indah seperti kamar yang mewah. Dan aku juga akan memberi setengah daripada hartaku pada siapa di antara kalian yang sanggup bersamaku.”

Adik-adiknya pun menjawab “wahai kakakku, apakah engkau sudah gila? Mana mungkin manusia sanggup bersama mayat selama itu di atas bumi, apalagi di dalam tanah.”

Lalu dengan sedih saudagar kaya raya itu membawa diri ke kamarnya. Beliau masih keras dengan hajatnya yang ingin minta ditemani di dalam kubur nanti apabila beliau sudah mati. Maka diumumkanlah berita ini pada masyarakat luas mengenai wasiat ini.

Akhirnya sampailah hari di mana sang saudagar tersebut kembali ke rahmatullah. Kuburnya digali dan dihias indah seperti kamar mewah di dalam tanah.

Pada waktu yang sama seorang tukang kayu yang sangat miskin, yang dalam hidupnya hanya mempunyai harta sebuah kapak untuk ia gunakan bekerja sehari-hari. Ia telah mendengar akan wasiat tersebut kemudian diberitahukannya kepada isterinya apakah dia perlu mengambil kesempatan ini untuk menjadi kaya.

Isterinya berkata “Wahai suamiku apalah arti menjaga mayat tersebut selama 40 hari dibandingkan kerja kerasmu di dalam hutan bertemu binatang buas ketika menebang kayu. Lagi pula makanan pun sudah disediakan.

Tukang kayu tersebut dengan tergesa-gesa menuju ke rumah saudagar untuk menyampaikan niatnya. Keesokan harinya dikebumikanlah jenazah saudagar kaya, walaupun mendapat tentangan dari orang-orang yang tahu akan agama. Si tukang kayu pun ikut turun ke dalam liang lahat bersama dengan kapaknya.

Setelah tujuh langkah para hadirin meninggalkan tanah perkuburan maka datanglah Mungkar dan Nakir di dalam kubur mendekati mayit tersebut.

Si tukang kayu yang sedikit tahu masalah agama menyadari akan siapa yang  mendekat, dengan perasaan takut yang sangat ia menjauhkan diri dari mayat sang saudagar kaya. Dalam pikirannya sang saudagar akan ditanyai oleh dua makhluk Allah tersebut sesuai dengan tugasnya menanyai setiap perkara tentang si mayit.

Akan tetapi malah sebaliknya, Mungkar dan Nakir malah mendatangi si tukang kayu, dan menanyai dengan suaranya yang menggelegar seperti petir. Maka bergetarlah tubuh si tukang kayu dengan bersengatan rasa takut.

“Apa yang kau perbuat di sini?”

“Aku menjaga mayat tersebut selama 40 hari untuk nanti mendapatkan setengah dari harta warisannya,” si tukang kayu menjawab dengan sangat takutnya hingga tubuhnya bergetar.

“Ápa harta yang kau miliki sekarang?”

“Aku cuma punya sebatang kapak ini saja wahai makhluk ciptaan Allah untukku bekerja mencari rezeki sehari-hari.”

“Darimana kau dapat kapak ini?”

“”Aku membelinya”

“Dari harta apa kau belikan kapak ini?”

“Dari uang yang halal hasil kerjaku sendiri”

Lalu hilanglah Mungkar dan Nakir di hari pertama dalam kubur tersebut.

Di hari kedua dua makhluk Allah ini kembali datang dan lagi menanyai si Tukang kayu.

“Apa yang kau perbuat dengan kapak ini?”

“Aku menebang pohon untuk dijadikan kayu bakar untuk dijual”

Hari ketiga ditanya lagi masalah kapak tersebut.

“Pohon siapa yang kau tebang dengan kapak ini?”

“Pohon di hutan tak ada yang memiliki.”

“Apakah kau yakin?”

Lalu hilang lagi Mungkar dan Nakir dan datang lagi di hari ke empat.

“Apakah kayu bakar yang kau potong dan kau jual itu sama ukuran dan beratnya?”

“Aku potong sembarang dan kecil-kecil, mana tahu ukuran besar dan beratnya”
Lalu hilang lagi keduanya, dan datang lagi di esok harinya. Terus menerus selama 39 hari dan pertanyaannya pun tetap berkenaan dengan sebilah kapak harta yang ia punya.

Di hari yang ke 40, datanglah Mungkar dan Nakir sekali lagi bertemu dengan si tukang kayu. Dan keduanya berkata.

“Hari ini hari terakhir aku akan bertanya masalah kapak ini. Namun belum sempat Mungkar dan Nakir menanyai, si tukang kapak buru-buru kabur melarikan diri ke atas membuka pintu kubur. Lalu di atas sudah banyak orang-orang yang telah menantinya.

Si tukang kayu tersebut dengan tergesa-gesa keluar dan meninggalkan orang-orang yang telah menantinya, sambil berkata “Aku tak ingin semua harta wasiat itu dan ambillah kapakku ini aku tak menginginkannya lagi,” sambil berlari, maka bingunglah orang banyak melihat muka pucat si tukang kayu.

Sesampai di rumahnya lalu si isteri berkata “Wahai suamiku, mana setengah harta warisan yang telah dijanjikan sang saudagar itu?”

Maka menjawablah si tukang kayu “Aku tak mengambilnya wahai isteriku. Kamu tahu bukan harta yang kumiliki seumur hidupku hanya sebilah kapak. Tahukah dalam kubur? Selama 40 hari yang ditanyai oleh Mungkar dan Nakir hanya perkara kapak itu. Bagaimana seandainya harta kita begitu banyak? Bagaimana caraku menjawabnya satu persatu….”

*** Nabi Sulaiman a.s. adalah Nabi yang paling kaya di antara seluruh Nabi dan Rasul. Dikatakan beliau adalah Nabi yang paling akhir masuk surga karena lamanya waktu yang digunakan untuk menghisab beliau, padahal seluruh harta beliau adalah pasti dari yang halal dan digunakan untuk yang halal. Maka cobalah kita hitung berapa banyak harta benda yang kita punya di rumah, dan apa yang kita gunakan pada harta tersebut? Masya Allah… membayangkannya pun sudah sangat takutnya, semoga cerita ini menjadi i’tibar bagi kita semua. Amin Allahumma amin.